Jumat, 09 Maret 2018

SISTEM OPERASI

SKEMA DASAR SISTEM KOMPUTER
Empat komponen pokok pada system computer :
Ø Pemeroses
Ø Memori Utama
Ø Perangkat masukan dan Keluaran
Ø Interkoneksi Antar Komponen
Proses untuk memulai penggunaan komputer dengan memuatkan kernel sistem operasi disebut booting. Saat komputer dihidupkan atau Reboot, Komputer memerlukan program awal agar dapat berjalan. Program Awal ini disebut Bootstrap prograp.


Rabu, 07 Maret 2018

Komunikasi Data

ARSITEKTUR PROTOCOL
&
MODEL OSI LAYER

PROTOCOL
Protokol adalah sebuah aturan atau standar yang mengatur atau mengijinkan terjadinya hubungan, komunikasi, dan perpindahan data antara dua atau lebih titikkomputer. Protokol dapat diterapkan pada perangkat keras, perangkat lunak atau kombinasi dari keduanya. Pada tingkatan yang terendah, protokol mendefinisikan koneksi perangkat keras.

TCP/IP
      Standar Komunkasi data yang digunakan oleh komunitas internet dalam proses tukar-menukar data dari satu computer ke computer lain didalam jaringan internet
Protokol ini menggunakan skema pengalamatan yang sederhana yang disebut sebagai alamat IP (IP Address) yang mengizinkan hingga beberapa ratus juta computer untuk dapat saling berhubungan satu sama lainnya di internet.


LAYER TCP/IP
      IP (Internet Protocol) > Pentransmisian paket data dari node ke node. IP Mendahului setiap paket data berdasarkan 4 byte (untuk versi IPv4) alamat tujuan (nomor IP).
      TCP ( Transmission Transfer Protocol) > Memperbaiki pengiriman data yang benar dari suatu klien ke server.
      Sockets > Subrutin paket yang menyediakan akses ke TCP/IP pada kebanyakan system.



PENGERTIAN OSI LAYER
        Open System Interconnection atau biasa disingkat OSI adalah OSI adalah standar komunikasi yang diterapkan di dalam jaringan komputer. Standar itulah yang menyebabkan seluruh alat komunikasi dapat saling berkomunikasi melalui jaringan. Model referensi OSI (Open System Interconnection) menggambarkan bagaimana informasi dari suatu software aplikasi di sebuah komputer berpindah melewati sebuah media jaringan ke suatu software aplikasi di komputer lain. Model referensi OSI secara konseptual terbagi ke dalam 7 lapisan dimana masing-masing lapisan memiliki fungsi jaringan yang spesifik. Model Open Systems Interconnection (OSI) diciptakan oleh International Organization for Standardization (ISO) yang menyediakan kerangka logika terstruktur bagaimana proses komunikasi data berinteraksi melalui jaringan. Standard ini dikembangkan untuk industri komputer agar komputer dapat berkomunikasi pada jaringan yang berbeda secara efisien.

MODEL OSI LAYER

1. Physical layer
Physical layer merupakan layer pertama atau yang terendah dari model OSI. Layer ini bertanggung jawab untuk mentransmisikan bit data digital dari physical layer perangkat pengirim (sumber) menuju ke physical layer perangkat penerima (tujuan) melalui media komunikasi jaringan.
Pada physical layer data ditransmisikan menggunakan jenis sinyal yang didukung oleh media fisik, seperti tegangan listrik, kabel, frekuensi radio atau infrared maupun cahaya biasa.
Contoh :
Kabel Shielded Twisted Pair (STP)
Kabel sepaksi/sesumbu
Serat optic
HUB
Repeater

2. Data link layer
Data link layer bertanggung jawab untuk memeriksa kesalahan yang mungkin terjadi pada saat proses transmisi data dan juga membungkus bit kedalam bentuk data frame. Data link layer juga mengelola skema pengalamatan fisik seperti alamat MAC pada suatu jaringan. Data link layer merupakan salah satu layer OSI yang cukup kompleks, oleh karena itu layer ini kemudian dibagi lagi menjadi dua sublayer, yaitu layer Media Access Control (MAC) dan Layer Logical Link Control (LLC).
Layer Media Access Control (MAC) bertanggung jawab untuk mengendalikan bagaimana sebuah perangkat pada suatu jaringan memperoleh akses ke medium dan izin untuk melakukan transmisi data. Layer Logical Link Control (LLC) bertanggung jawab untuk mengidentifikasi dan membungkus protokol network layer dan mengontrol pemeriksaan kesalahan dan juga melakukan sinkronisasi pada frame.

Network layer
Network layer bertanggung jawab untuk menetapkan jalur yang akan digunakan untuk melakukan transfer data antar perangkat didalam suatu jaringan. Router jaringan beroperasi pada layar ini, yang mana juga menjadi fungsi utama pada layer network dalam hal melakukan routing.
Routing memungkinkan paket dipindahkan antar komputer yang terhubung satu sama lain. Untuk mendukung proses routing ini, network layer menyimpan alamat logis seperti alamat IP untuk setiap perangkat pada jaringan. Layer Network juga mengelola pemetaan antara alamat logikal dan alamat fisik. Dalam jaringan IP, pemetaan ini dilakukan melalui Address Resolution Protocol (ARP).

Transport layer
TCP > A connection-oriented, relible protocol, byte stream service. Connection Oriented berarti sebelum melakukan pertukaran data, dua aplikasi pengguna TCP harus melakukan hubungan (handshake) terlebih dahulu. Reliable berarti TCP menerapkan proses deteksi kesalahan paket dan retrasnmisi. Byte Stream Service berarti paket dikirimkan dan sampai ke tujuan secara berurutan.
UDP > Connectionless and unreliable. Walaupun bertanggung jawab untuk mentransmisikan pesan/data, tidak ada software yang menge-cek  pengantar setiap segmen yang dilakukan oleh layer ini. Keuntungan penggunaan UDP adalah kecepatannya karena pada UDP tidak ada acknowledgements, sehingga trafik yang lewat jaringan rendah, dan itu yang membuat UDP lebih cepat dari pada TCP.

Session layer
Session layer bertanggung jawab untuk mengendalikan sesi koneksi dialog seperti menetapkan, mengelola dan memutuskan koneksi antar komputer. Untuk dapat membentuk sebuah sesi komunikasi, session layer menggunakan sirkuit virtual yang dibuat oleh transport layer.

Presentation layer
Presentation layer bertanggung jawab untuk mendefinisikan sintaks yang digunakan host jaringan untuk berkomunikasi. Presentation layer juga melakukan proses enkripsi/ dekripsi informasi atau data sehingga mampu digunakan pada lapisan aplikasi.
Secara umum fungsi dari presentation layer adalah:
a) Enkripsi dan dekripsi dari suatu pesan untuk alasan keamanan.
b) Kompresi dan dekrompresi suatu pesan sehingga dapat dikirimkan pada jaringan     secar  efisien.
c) Memformat grafis.
d) Melakukan translasi konten.
e) Melakukan translasi yang sifatnya spesifik terhadap suatu sistem tertentu.
f) Bagaimana data dipresentasikan.
g) Menyajikan data.
h) Sebagai layanan penterjemah.
i) Menentukan tipe data (gambar, audio, video, atau teks), enkripsi (ASCII atau EBCDIC), dan ekstensi file agar file siap ditampilkan di layer aplikasi.

Application layer
Application layer merupakan lapisan paling atas dari model OSI dan bertanggung jawab untuk menyediakan sebuah interface antara protokol jaringan dengan aplikasi yang ada pada komputer. Application layer menyediakan layanan yang dibutuhkan oleh aplikasi, seperti menyediakan sebuah interface untuk Simple Mail Transfer Protocol (SMTP), telnet dan File Transfer Protocol (FTP). Pada bagian sinilah dimana aplikasi saling terkait dengan jaringan Beberapa diantarannya adalah :
-          Network Terminal protocol
-          File Transfer protocol
-          Simple Mail Transfer Protocol
-          Domain Name Service
-          Routing informasion Protocol
-          Open Shortest Path First
-          Network File System
-          Hyper Text Transfer Protokol

Cara Kerja Osi Layer
Proses berjalannya data dari suatu host ke host lain pada sebuah jaringan terbilang cukup panjang, semua data tersebut harus melalui setiap layer dari OSI untuk dapat sampai ke host tujuan. Contoh misalnya ketika anda akan mengirimkan sebuah email ke komputer lain pada sebuah jaringan komputer.



Komunikasi Data

ARSITEKTUR PROTOCOL TCP/IP

TCP/IP
      Standar Komunkasi data yang digunakan oleh komunitas internet dalam proses tukar-menukar data dari satu computer ke computer lain didalam jaringan internet
      Protokol ini menggunakan skema pengalamatan yang sederhana yang disebut sebagai alamat IP (IP Address) yang mengizinkan hingga beberapa ratus juta computer untuk dapat saling berhubungan satu sama lainnya di internet.


Layer tcp/ip
      IP (Internet Protocol) > Pentransmisian paket data dari node ke node. IP Mendahului setiap paket data berdasarkan 4 byte (untuk versi IPv4) alamat tujuan (nomor IP).
      TCP ( Transmission Transfer Protocol) > Memperbaiki pengiriman data yang benar dari suatu klien ke server.
      Sockets > Subrutin paket yang menyediakan akses ke TCP/IP pada kebanyakan system.

      Protocol > Serangkaian aturan yang mengatur unit fungsional agar komunikasi bisa terlaksana.
      Arsitektur > Merupakan sebuah himpunan layer (lapisan) dan protocol

ARSITEKTUR PROTOCOL TCP/IP
       Sekelompok protocol yang mengatur komunikasi data computer dan memungkinkan komputer berbagai jenis dan berbagai vendor serta berbeda system operasi untuk berkomunikasi bersama dengan baik

MODEL ARSITEKTUR PROTOCOL BERLAPIS

ARSITEKTUR TCP/IP

NETWORK INTERFACE LAYER
Layer ini menyedikan media bagi system untuk mengirimkan data ke device lain yang terhubung secara langsung. Network Access Layer merupakan gabungan antara Network. Data Link dan Physical layer. Fungsi Network Access Layer dalam TCP/IP, dan protocol yang lebih umum dikenal (IP, TCP, UDP, dll) digunakan sebagai protocol-level yang lebih tinggi. Fungsi dalam layer ini adalah mengubah  IP datagram ke frame yang ditransmisikan oleh network, dan memetakan IP Address ke physical address yang digunakan dalam jaringan. IP Address ini harus diubah ke alamat apapun yang diperlukan untuk physical layer untuk mentransmisikan datagram.

INTERNET LAYER
      IP (Internet Protocol) > Protocol IP merupakan inti dari protocol TCP/IP. Seluruh data yang berasal dari protocol pada layer di atas IP harus dilewatkan, diolah protocol IP, dan dipancarkan sebagai paket IP, agar sampai ke tujuan.
      IMCP (Internet Resolution Protocol) > Memberikan control pada kemampuan pesan.
      ARP (Adress Resolution Protocol) > Menentukan alamat data link layer untuk IP Address yang telah dikenal menentukan alamat data link layer untuk IP Address yang telah dikenal.
      RARP (Reverse Adress Resolution Protocol) > Menentukan Network Address pada saat alamat data link layer di ketahui.

TRANSPOT LAYER
      TCP > A connection-oriented, relible protocol, byte stream service. Connection Oriented berarti sebelum melakukan pertukaran data, dua aplikasi pengguna TCP harus melakukan hubungan (handshake) terlebih dahulu. Reliable berarti TCP menerapkan proses deteksi kesalahan paket dan retrasnmisi. Byte Stream Service berarti paket dikirimkan dan sampai ke tujuan secara berurutan.
      UDP > Connectionless and unreliable. Walaupun bertanggung jawab untuk mentransmisikan pesan/data, tidak ada software yang menge-cek  pengantar setiap segmen yang dilakukan oleh layer ini. Keuntungan penggunaan UDP adalah kecepatannya karena pada UDP tidak ada acknowledgements, sehingga trafik yang lewat jaringan rendah, dan itu yang membuat UDP lebih cepat dari pada TCP.
APPLICATION LAYER
Layer ini termasuk seluruh proses yang menggunakan transport layer untuk mengirimkan data. Banyak sekali application protocol yang digunakan saat ini. Beberapa diantarannya adalah :
-          Network Terminal protocol
-          File Transfer protocol
-          Simple Mail Transfer Protocol
-          Domain Name Service
-          Routing informasion Protocol
-          Open Shortest Path First
-          Network File System
-          Hyper Text Transfer Protokol








Minggu, 18 Februari 2018

SISTEM OPERASI

Sistem Operasi Komputer ialah suatu software yang terletak pada lapisan utama dan software tersebut yang pertama kali diletakkan ke dalam memori sebuah komputer ketika komputer tersebut dihidupkan. Memori komputer yaitu Harddisk. Setelah sistem operasi suatu komputer berjalan, maka aplikasi atau software yang ada didalamnya dapat dijalankan. Sistem Operasi tersebut berfungsi untuk melakukan layanan inti umum guna menjalankan aplikasi atau software yang ada didalamnya. Karena software tersebut sudah dilayani oleh sistem operasi, maka software sudah tidak perlu untuk melakukan perkerjaan inti umum, Layanan inti umum yang dimaksud tersebut antara lain manajemen memori, user interface, memberi akses ke disk, serta menjadwalkan beberapa aplikasi pemrograman yang berjalan dengan bersamaan.

Alasan pentingnya belajar sistem informasi :

Agar bisa mengoperasikan fungsi utama komputer dengan baik.
Agar dapat memahami fitur dari sistem operasi komputer dengan baik.
Agar mempermudah perkerjaan.
Agar tau cara merawat sistem operasi, seperti Hardware dan Software berjalan dengan baik.

Senin, 18 Desember 2017

CHAPTER 12

Sistem informasi berarti adalah sebuah sistem yang dilakukan dalam menyediakan informasi ketika handak mengambil keputusan untuk manajemen dan dalam rangka menjalankan operasional dan prosedur yang terorganisir.

Pengembangan sistem (Systems Development) adalah sekumpulan aktivitas yang di butuhkan untuk membangun suatu  sistem informasi sebagai solusi terhadap peluang dan permasalahan bisnis komponen utama adalah perencanaan system informasi yang dimulai dengan perencanaan strategis dari organisasi.

Management Development Program (MDP) itu adalah program yang disiapkan oleh perusahaan untuk merekrut dan mempersiapkan pegawai-pegawai rekrutan tersebut untuk dijadikan calon-calon yang mengisi posisi managerial di perusahaan tersebut. 




CHAPTER 11

Database adalah sekumpulan data yang sudah disusun sedemikian rupa dengan ketentuan atau aturan tertentu yang saling berselasi sehingga memudahkann pengguna dalam mengelolanya juga memudahkan memperoleh informasi.

Pengelola Berkas Versus Database
Sistem pengolahan file 
  • Setiap departemen memiliki kumpulan berkasnya sendiri
  • Memiliki redundasin data
  • Isolasi data
Pendekatan database
  • Program dan pengguna berbagai data
  • Mengurangi redundasi data
  • Peningkatan intergritas data
  • Data bersama
  • Akses yang lebih mudah
  • Mengurangi waktu pengembangan
Data adalah fakta-fakta mentah yang harus dikelola untuk menghasilkan suatu informasi yang memiliki arti bagi suatu organisasi atau perusahaan.
Informasi adalah hasil pengolahan data yang telah mempunyai arti sehingga dapat digunakan khususnya oleh manajemen dalam membuat keputusan.
Sistem adalah kumpulan dari bagian-bagian atau hal-hal yang saling berkaitan dan beroperasi atau berkerja secara bersama-sama untuk mencapai satu atau lebih tujuan.



CHAPTER 10

Komunikasi adalah hubungan kontak antara manusia baik individu ataupun kelompok, seperti mengirim atau menerima informasi.

Jaringan komputer adalah kumpulan komputer, printer dan peralatan lainnya yang terhubung dalam satu kesatuan.

Secara umum jaringan komputer dibagi atas lima jenis, yaitu :
  • Local Area Network (LAN)
  • Metropolitan Area Network (MAN)
  • Wide Area Network (WAN)
  • Internet
  • Jaringan Tanpa Kabel
Berbagai Topologi jaringan yaitu :
  • Topologi Star merupakan topologi jaringan yang bentuknya  berupa konvergensi dari node tengah ke setiap node atau pengguna.
  • Topologi Ring merupakan topologi yang berbentuk rangkaian titik yang masing - masing terhubung ke dua node lainnya sehingga membentuk rangkaian melingkan seperti cincin.
  • Topologi Bus merupakan sebuah topologi yang menggunakan kabel tunggal sebagai media transmisinya atau kabel pusat tempat dimana seluruh client dan server dihubungkan.